ATM merupakan salah satu teknologi bank yang dapat mempermudah seseorang melakukan transaksi. Dari tahun ketahun jumlah mesin ATM semakin bertambah. Keberadaannya yang kian menjamur membuat orang tak lagi sulit menemukan mesin ini. Namun diantara banyaknya mesin ATM yang tersebar, keberadaan mesin ATM Bank DKI masih terbilang jarang.
Minimnya jumlah mesin ATM Bank DKI membuat para nasabah terkadang merasa kesulitan untuk melakukan transaksi baik transfer, tarik tunai ataupun melakukan pembayaran. Melihat permasalahan tersebut, PT Artajasa mengembangkan sebuah jaringan ATM yang disebut ATM Bersama.
Berdasarkan uraian di atas, maka pada tulisan ini akan dijabarkan pendapat nasabah Bank DKI di wilayah Depok yang pernah menggunakan ATM Bersama, mengenai manfaat ATM Bersama. Pendapat-pendapat dari nasabah diperoleh melalui kuesioner yang disebar kepada 30 orang responden. Penyajian data responden dibagi menjadi dua, yaitu data berdasarkan usia dan berdasarkan jenis kelamin responden.

Grafik Jumlah Responden Berdasarkan Usia
Responden dengan usia di bawah 20 tahun berjumlah 21 orang, responden dengan rentang usia antara 20 hingga 25 tahun berjumlah 8 orang, dan responden dengan usia diatas 25 tahun berjumlah 1 orang.

Grafik Jumlah Responden Berdasarkan Jenis Kelamin
Responden pria yang berpartisipasi dalam pengisian kuesioner berjumlah 6 orang, sedangkan responden wanita yang berpartisipasi berjumlah 24 orang.
Kuesioner yang digunakan menggunakan teori Technology Acceptance Model (TAM). Teori TAM menjelaskan perilaku pengguna terhadap teknologi melalui dua persepsi, yaitu persepsi manfaat (Perceived Usefulness) dan persepsi kemudahan penggunaan (Perceieved Ease of Use). Berikut akan dijabarkan perilaku penggguna berdasarkan masing-masing persepsi, yang diperoleh dari hasil kuesioner.
1. Perceived Usefulness
a. Tersedia fitur-fitur yang sesuai kebutuhan dalam bertransaksi
Gambar 1 menggambarkan tanggapan responden mengenai ketersediaan fitur yang dibutuhkan pengguna untuk bertransaksi.
b. Tersedia jaringan yang luas dan tersebar hingga proses transaksi tercapai hingga kedaerah tujuan
Pada gambar 2 dapat diketahui pendapat pengguna mengenai jaringan mesin ATM.
c. Yakin bahwa pada mesin ATM Bersama selalu tersedia uang ketika melakukan penarikan uang
Pada gambar 3 dapat diketahui apakah menurut pengguna, pada ATM Bersama selalu tersedia uang untuk penarikan tunai.
d. Jenis pelayanan yang diberikan sesuai dengan perkembangan kegiatan transaksi
Gambar 4 menunjukkan pendapat pengguna mengenai pelayanan ATM Bersama terhadap perkembangan kegiatan transaksi.
2. Perceived Ease of Use
a. Pengoperasian transaksi mudah dan tidak berbelit-belit
Pada gambar 5 dapat terlihat seberapa mudah penggunaan ATM Bersama menurut para responden.
b. Transaksi berjalan lancar dan cepat, tidak mengalami gangguan jaringan
Grafik pada gambar 6 menggambarkan pendapat responden mengenai kelancaran bertransaksi tanpa gangguan jaringan.
c. Lokasi mesin ATM Bersama berada di tempat yang strategis dan mudah dijangkau
Grafik pada gambar 7 menjelasakan mengenai kemudahan menjangkau mesin ATM Bersama, menurut para responden.
Berdasarkan uraian dari hasil kuesioner, maka dapat terlihat pada setiap grafik pernyataan setuju selalu mendapat pilihan terbanyak, baik pertanyaan tentang persepsi manfaat ataupun persepsi kemudahan penggunaan.
Referensi:
Click to access inpres122011.pdf
http://www.artajasa.co.id/id/layanan/atm-bersama.html
http://mobile.kontan.co.id/news/tekan-biaya-bank-dki-mengurangi-jumlah-atm















